Awalnya, penunjukan keduanya sedikit diragukan. Sebab, keduanya merupakan pelatih kepala di klub masing-masing. Namun, penyatuan RD dan Jacksen ternyata berjalan lancar sejauh ini.
"Pembagian tugas kita tak ada masalah. Saya dan Jacksen saling mengisi. Hati saya dan hati dia sudah sama. Kita satu hati," canda RD usai memimpin latihan timnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu pagi, 20 Maret 2013.
Dalam sesi latihan ini, RD mengajarkan materi mengantisipasi kekuatan lawan. Pelatih Arema Indonesia itu sangat mewaspadai serangan sayap Arab Saudi.
"Materi latihan kita lebih bagaimana saat kehilangan bola dan antisipasi kelebihan-kelebihan lawan melalui serangan sayap mereka dan kombinasi permainan lini tengah. Lawan juga selalu menggunakan passing tajam dan penetrasi di belakang pertahanan. Ini yang harus kami cegah," jelas RD.
RD juga menerapkan simulasi bagaimana strategi terbaik saat membangun serangan ke pertahanan Arab Saudi. "Intinya, kita ajarkan bagaimana pemain
harus lebih sabar ketika menguasai bola." (ibk)
© VIVA.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar